Penggunaan Gadget di Sekolah
Anak sekolah saat ini memang setiap hari tidak lepas dari yang namanya gadget atau smartphone. Saat ke sekolahpun mereka juga membawa smartphone. Bagaimana jika siswa membawa smartphone ke sekolah? Apakah bisa menjadi dampak negatif saat berlangsungnya proses pembelajaran?
Setiap sekolah memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Entah siswa dilarang untuk membawa HP atau diperbolehkan membawa tetapi terdapat syarat-syarat tertentu. Terdapat dampak negatif dan juga dampak positif jika siswa membawa HP atau smartphone.
DAMPAK NEGATIF
1. Mengganggu konsentrasi belajar siswa
Jika siswa membawa HP akan berpotensi mengganggu konsentrasi belajar siswa karena siswa bisa saja lebih memainkan HP dibandingkan berfokus ke mata pelajaran. Diam-diam siswa memainkan HP di bawah meja agar tidak ketahuan guru. Hal ini menjadikan siswa tidak peduli dengan guru yang sedang mengajar di kelas pada saat itu.
2. Melakukan tindakan curang
Tentunya jika siswa membawa HP bisa saja akan bertindak curang. Biasanya pada saat ujian. Siswa diam-diam membuka HP ditas atau kolong meja agar tidak ketahuan. Siswa yang curang ini biasanya tidak belajar pada saat sebelum ujian.
3. Menimbulkan perasaan kesenjangan
Banyak siswa yang memilik HP canggih, bagus, dan mahal. Ini membuat siswa yang lain akan iri dengan siswa tersebut. Terutama siswa yang kurang dalam hal ekonomi. Bisa saja hal ini menjadi ajang siswa yang berasal dari keluarga kaya untuk menunjukan kemampuan ekonominya.
DAMPAK POSITIF
1. Memberikan wawasan yang luas
Jika siswa membawa HP ke sekolah ini kan memudahkan siswa dalam mencari sumber wawasan yang lebih luas. Siswa dituntut untuk menggunakan kesempatan yang tersedia untuk melakukan hal yang positif.
2. Pelajaran yang berbasis E-Learning lebih mudah
E-Learning akan lebih mudah dilakukan jika para siswa membawa sendiri-sendiri HP agar memudahkan pelajaran ini.Materi yang diberikan juga akan tersebar merata karena bisa diakses masing-masing siswa dan dapat dibuka saat di rumah masing-masing.
3. Komunikasi siswa dengan orang tua lebih mudah
Siswa tentu saja masih berhubungan dengan orang tua. Biasanya siswa meminta jemput pada saat pulang sekolah sehingga siswa membutuhkan HP untuk berkomunikasi kepada orang tua. Jika ada masalah lain seperti siswa tiba-tiba sakit maka guru akan dengan mudah berkomunikasi kepada orang tua siswa
Komentar
Posting Komentar