Bagaimana Jika Kita Salah Masuk Jurusan?

Pertanyaan diatas sangat banyak yang mempertanyakan. Masalah ini bisa terjadi karena biasanya mereka yang mengalami kegagalan memilih jalan 'aman' agar mereka dapat diterima di suatu perguruan tinggi. Mereka mengesampingkan jurusan impian demi diterima saat kuliah. Masalah ini bagi beberapa orang dianggap sepele. Padahal bagi mereka yang benar-benar tidak suka dan tidak minat menjadi masalah serius yang pantas dipikirkan.

Nah, bagaimana jika memang benar-benar salah masuk jurusan? Apakah memang kita benar salah jurusan atau ada faktor lain yang menyebabkan kalian tidak suka di lingkungan dan suasana kampus?
Menurut saya, terdapat cara untuk menyakinkan apakah kita ini salah jurusan atau tidak.

1. Apakah Jurusan yang Kalian Saat Ini Tempuh Masih Berkaitan dengan Jurusan yang Kalian Minati atau Tidak?


Pastinya saat mendaftar jurusan kuliah, kalian akan benar-benar memilih jurusan yang kalian minati bukan? Pilihan jurusan lain adalah jurusan yang setidaknya masih berkaitan dengan jurusan awal yang kalian minati. Tapi bagaimana jika kalian memilih jurusan yang kalian tidak tahu matkulnya seperti apa, prospek kedepannya apa, dan yang dipelajari apa saja? Ini merupakan permasalahan yang sulit untuk dipecahkan.Cara agar kalian tahu apakah kalian masih berminat atau tidak sama sekali dijurusan tersebut adalah cobalah untuk memahami mata kuliah yang sediakan. 
Tanyakan pada diri kalian apakah kalian masih dapat menerima mata kuliah tersebut atau tidak sama sekali. Hal ini dapat timbul dari diri kalian sendiri. Misalnya kalian benci atau tidak bisa pada mata pelajaran yang berhubungan dengan hitung-menghitung. Akan tetapi, kalian mendapatkan bidang tersebut. Kalian mampu atau tidak untuk menerima bidang tersebut.


2. Apakah Memang Benar Kalian Salah Jurusan atau Masalah Pertemanan yang Menjadi Faktor Kalian Tidak Suka Jurusan Saat Ini?


Pertemanan memang menjadi faktor dalam hidup kita. Entah itu menjadikan kita lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan ataukah teman kita saat ini menjadi toxic bagi kita.  Toxic berarti orang yang suka menyusahkan orang lain,merugikan orang lain, dan tidak bermanfaat bagi kita secara fisik maupun emosional. Biasanya teman yang begini akan menjadi beban tersendiri karena sangat mengganggu dalam perkuliahan. Ciri-ciri teman yang toxic adalah:

a. Hanya mau berbagi kesenangan saja
b.Tidak memiliki empati dan simpati kepada kita
c. Tidak mau disalahkan
d. Tidak mau meminta maaf jika berbuat salah
e. Suka mengontrol orang lain
f. Suka merendahkan orang lain

 Cara agar kita tidak memiliki teman yang toxic adalah coba bergaul dengan teman yang baik dan dapat menjadikan motivasi untuk menyelesaikan perkuliahan. Teman yang baik adalah teman yang saling mendukung dalam hal apapun.




Komentar

Postingan Populer